Bebas Bekerja Tanpa Batas

papertalk: “Kertas versus Komputer? Pasang Berapa!” Uncategorized

papertalk: “Kertas versus Komputer? Pasang Berapa!”

January 22, 2010  /  papertalk  /    0

Setiap tahun kita memotong 10.000.000 pohon.

Dari pohon-pohon itu, kita mengambil 25,529.1 KW/h untuk membuat kertas di sekolah menengah dalam setahun (di US).

Tapi hanya mengambil 11,783 KW/h untuk menggunakan komputer dalam setahun untuk seluruh sekolah menengah (di US).

Lebih banyak meterial yang dibutuhkan untuk membuat kertas daripada komputer. UntukĀ  itu, jadilah seorang paperless–mengurangi jumlah penggunaan kertas, bukan samasekali menolak.

Faktanya: 25% dari yang kita buang adalah kertas.

Pertanyaannya: Darimanakah semua komputer akan datang?

Jawabannya: Dari laptop yang dimiliki beberapa siswa dan satu yang dimiliki sekolah

Pertanyaan lainnya: Bagaimana sang guru tahu jika muridnya bermain game?

Jawabannya: Gunakan netop yang memungkinkan guru untuk melihat apa yang murid lakukan dengan komputer mereka

Dengan laptop, kita dapat berhemat dengan cara menghentikan men-chass secara berlebihan baterai laptop kita, men-’dayagunakan’ lagi komputer-komputer lama, membayar tagihan kita secara online, dan berpindah ke ke baterai yang bisa diisi ulang, cerdas memilih komputer yang ramah lingkungan dan cerdas menggunakan teknologi tinggi ini.

Konklusi: Selama komputer lebih efisien energi, sekolah harus memiliki siswa dengan laptop atau notebook.

Sebuah pertanyaan muncul dari @uradn

@tweetpapertalk bagaimana dengan limbahnya? bahwa suatu saat komputer anda akan dibuang entah kemana :D

Bagaimana dengan e-waste?

Pemborosan penggunaan barang-barang elektronik. Setiap barang memiliki masa, sama seperti barang elektronik. Industri kecil yang dijalankan oleh masyarakat Kota Guiyu di daratan China adalah rumah bagi 5500 industri rumahan yang mengolah bagian-bagian dari elektronik bekas, yang dikenal dengan sebutan e-waste (sampah elektronik). Berdasarkan pada data dari situs lokal, wilayah tersebut setiap tahunnya mengolah sekitar 1.5 juta pon sampah yang terdiri dari sampah komputer, ponsel maupun perangkat elektronik lainnya. Industri tersebut menjadi lapangan pekerjaan yang menggiurkan bagi masayarakat di Guiyu. mempekerjakan 10.000 orang yang kebanyakan masih di bawah umur. Dampak lebih dalam adalah limbah elektronik yang mengandung merkuri dan racun yang berbahaya terhadap mereka. Laporan kesehatan dari wilayah Guiyu menyebutkan banyak anak-anak yang menderita karena tingginya tingkat pencemaran lingkungan akibat timah. Ada pun laporan dari universitas Shantou yang menyatakan bahwa Guiyu memiliki tingkat penderita penyakit kanker yang disebabkan oleh dioksin paling tinggi di dunia dan peningkatan angka kasus keguguran pada wanita hamil.

Jadi, teknologi bukanlah jalan keluar?

Teknologi diciptakan untuk kemasalahatan manusia. Jika bukan, maka manusia tidak perlu repot-repot terus belajar dan mencari. Justru dengan keberadaan teknologi, maka kita dapat melakukan efisiensi. Semua efisiensi yang telah kita lakukan akan mempermudah hidup kita dan pada akhirnya kita memiliki lebih banyak kesempatan untuk berbagi danĀ  menyatakan kehadiran kita bagi orang lain. Tidak perlu ada istilah “e-waste” jika dengan komputer kita bisa dengan mudah menciptakan alat-alat, konstruksi bangunan, menciptakan sistem yang dapat terus diperbarui dan penemuan baru yang digunakan untuk kemaslahatan umat. Termasuk untuk membuat sistem pengelolaan limbah. Sehingga perjalanan energi yang linear dapat diubah menjadi sistem yang bersiklus dan terus berputar tanpa harus melukai keberadaan alam.


Apa yang mestinya kita lakukan saat ini adalah: terus belajar untuk berpikir, berpikir untuk bertukar pikiran, bertukar pikiran untuk menyamakan persepsi, menyamakan persepsi untuk bergerak bersama dan bergerak bersama untuk melakuakn perubahan. Bumi selalu menunggu perubahan yang akan kita lakukan–lakukan perubahan itu! Kertas atau komputer? Saya pilih teknologi dan hati. Saya pasang uang tak berhingga untuk keyakinan ini.

sumber: Michael Blue Jay|http://www.kaskus.us/showthread.php?p=64917637|screenshot dari http://www.youtube.com/watch?v=gLBE5QAYXp8

papertalk: “Kertas versus Komputer? Pasang Berapa!”

AUTHOR

papertalk
web

Independent local campaigning greener and paperless generation. Acting to change attitudes and behaviour to protect the environment, especially in paper usage. Because earth is waiting for a change!


Archieves


BEST ARTICLES

Sorry. No data so far.



COMMENTS

PINGBACKS

No Pingbacks

POST A COMMENT









 Follow this comment from email.

© 2010 papertalk. MAJALAHKU theme by icreativelabs.com