<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>papertalk</title>
	<atom:link href="http://school-press.com/sman9bandung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://school-press.com/sman9bandung</link>
	<description>ada banyak hal yang bisa diutarakan selembar kertas yang masai: tentang bumi yang makin tua juga kertas yang (akan) menjadi langka</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Jan 2010 07:48:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>papertalk: &#8220;Ayo &#8216;Sekolah&#8217; sama Mbah Gugel!&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 04:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[alteratif]]></category>
		<category><![CDATA[keperluan]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[komputer dan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan dan teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah bukanlah sebuah kewajiban, tapi sekolah itu penting! Tapi yang lebih penting lagi adalah belajar. Jadi, masalahnya sekarang adalah: bagaimana belajar yang efektif? Bagaimana belajar yang tetap menjaga hak-hak lingkungan?
Aha! Kertas adalah salah satu stuff yang digunakan oleh masyarakat pendidikan. Sebagai sebuah institusi formal dan pelajaran yang serba formal, sekolah banyak sekali menghabiskan banyak kertas. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekolah bukanlah sebuah kewajiban, tapi sekolah itu penting! Tapi yang lebih penting lagi adalah belajar. Jadi, masalahnya sekarang adalah: bagaimana belajar yang efektif? Bagaimana belajar yang tetap menjaga hak-hak lingkungan?</p>
<p>Aha! Kertas adalah salah satu stuff yang digunakan oleh masyarakat pendidikan. Sebagai sebuah institusi formal dan pelajaran yang serba formal, sekolah banyak sekali menghabiskan banyak kertas. Sedangkan kita semua tahu, bahwa penggunaan kertas yang terus meroket dewasa ini, mengancam pohon-pohon kita. Ada pun tawaran gratis dan futuristik dari mbah Gugel adalah salah satu solusi bagi penggunaan kertas.</p>
<p>Jadi?</p>
<p>Ada yang kenal dengan mbah Gugel? Google.com atau yang kerap dikenal akrab oleh masyarakat dengan sesebutan mbah Gugel, sudah menciptakan &#8217;sekolahnya&#8217; sendiri. Fasilitas-fasilitas gratis yang ditawarkan oleh mbah Gugel, jika kita kolaborasikan, maka akan berbentuk sebuah sekolah terbuka yang inspiratif dan menarik. Coba cek dan ricek cucu-cucu mbah Gugel berikut ini:</p>
<p>1. <a href="maps.google.com">Google Map</a><br />
<img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsNhD6KXI/AAAAAAAAAQ4/It2GTYvlpNs/s720/transit.JPG" alt="" /><br />
mbah Gugel menawarkan peta yang dapat diseret dan gambar satelit untuk seluruh dunia dan baru-baru ini dan juga menawarkan perencana rute dan pencari letak-letak bisnis di U.S., Kanada, Jepang, Hong Kong, Cina, UK, Irlandia (hanya pusat kota) dan beberapa bagian Eropa. Pelajaran geografi pasti lebih asyik <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2. <a href="picasaweb.google.com">Picasa</a><br />
<img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsQY9PVaI/AAAAAAAAAQ8/6WTnlS6SRQQ/s720/picasa.JPG" alt="" /><br />
mbah Gugel memiliki album virtualnya sendiri. Kita bisa bertukar foto dengan teman-teman kita. Jika ada kegiatan penelitian dan berbagai hal penting, ada baiknya kita bertukar pengetahuan kepada teman-teman yang ada di sebrang. Atau.. apa salahnya kita berbagi foto-foto yang mengenai lingkungan terdekat kita yang mungkin sedang dalam keadaan susah, dan sebagainya.</p>
<p>3. <a href="news.google.co.id">Google Warta</a><br />
<img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsTY2SiNI/AAAAAAAAARA/kU0Yc6FqB-g/s720/nes.JPG" alt="" /><br />
Sebagai pelajar, kita juga tetap membutuhkan kabar-kabari. Keberadaan koran yang ternyata selama ini menyimpan masalah penggunaan kertas dan bentuknyayang cukup besar dan merepotkan, dapat kita ganti dengan keberadaan internet google warta dengan URL http://news.google.co.id/. Ada pun berita internasional, mbah Gugel juga mengeluarkan seri news.google.com</p>
<p>4. <a href="http://translate.google.com">Google Translate</a><br />
<img src="http://lh3.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsbYclKbI/AAAAAAAAARI/NUSZPBpaWwY/s720/languange%20tools.JPG" alt="" /><br />
Bagaimana dengan kamus? Kamus adalah buku yang sangat tebal. Baiklah, pasti kamus juga boros kayu dan pohon. Mbah Gugel dengan segala kecerdasannya dan sikap segala tahu tentu punya alat-alat baru. Google translate saat ini telah menggantikan posisi beberapa jejer kamus dalam banyak bahasa. Tinggal ketik lalu klik, maka translator kita sudah beraksi. Tadaam! </p>
<p>5. <a href="www.googlelabs.com/">Google Labs</a><br />
<img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsffnHEBI/AAAAAAAAARQ/vvtdJj2iEfg/s720/lab.JPG" alt="" /><br />
Google labs adalah direktori mbah Gugel akan calon-calon cucu-cucuya yang lain. Fasilitas-fasilitas yang disebutkan di atas belum sepenuhnya bisa digunakan secara bebas. Tapi, akan segera lahir. Kita bisa mempelajari kamudahan-kemudahan apa lagi yang ditawarkan oleh mbah Gugel untuk membuat sekolah virtual kita sendiri. Kita belajar dari mbah Gugel.</p>
<p>Teknologi memang dibuat untuk mempermudah manusia. Bukan untuk memperbudak manusia. Dalam menyikapinya, kita harus siap EQ dan SQ serta IQ. Jadi, jika ada yang mengatakan bahwa teknologi memperbudak manusia dan membuat manusia menjadi konsumtif serta apatis terhadap lingkungan, itu adalah kesalahan pola pikir atau sikap yang skeptic. Justru dengan teknologi, pekerjaan kita yang sebesar gajah dapat dimampatkan menjadi sebesar kacang, sehingga waktu kita untuk bermain, berinteraksi dan berbagi dengan orang lain akan menjadi semakin luas.<strong> Kita gunakan mereka untuk mempermudah diri kita supaya waktu kita lebih banyak untuk berbagi. Jangan salah mengartikanny menjadi sebuah kemewahan yang makin memanjakan.</strong> Selamatkan lingkungan dengan teknologi! Selamatkan kertas dengan komputer, selama komputer masih lebih efisien <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Hidup mbah Gugel! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>salaam-<br />
Papertalk</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Is Tomorrow the Paperless Day?&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 04:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak sosial]]></category>
		<category><![CDATA[do act!]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[pohon dan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[tanam pohon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun yang lalu, ketika saya masih berumur 3 tahun, saya memutuskan untuk menanam pohon yang dekat dari rumah aku dan ibu di Rembang, Jawa tengah. Itu adalah pengalaman hebat bersama ibu, menggali lubang dan menempatkan tanaman kecil saya telah membeli sebesar Rp5.000,00. Ibu saya menjelaskan kepadanya bahwa suatu hari tanaman itu akan tumbuh besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tahun yang lalu, ketika saya masih berumur 3 tahun, saya memutuskan untuk menanam pohon yang dekat dari rumah aku dan ibu di Rembang, Jawa tengah. Itu adalah pengalaman hebat bersama ibu, menggali lubang dan menempatkan tanaman kecil saya telah membeli sebesar Rp5.000,00. Ibu saya menjelaskan kepadanya bahwa suatu hari tanaman itu akan tumbuh besar pohon yang indah.</p>
<p>Tahun berlalu, kami pindah jauh ke Bandung. Sekarang saya sudah besar bahkan sudah bisa menanam pohon lain sendiri. Saya tumbuh dewasa,saya bertambah besar. Saya memutuskan hari lain untuk mengunjungi pohon kami. Kita ingat persis di mana kita menanamnya. Dan &#8230; waw! sekarang rumah semakin banyak di sana, tapi sekarang ada sebuah pohon besar, pohon yang indah. Itu adalah kami! Itu adalah perasaan yang hebat untuk mengetahui, saya dan ibu pernah melakukan itu. Bahkan sekarang, dia masih ingat hari itu sebagai salah satu kenangan yang paling berharga.</p>
<p>Dan saya berpikir, bagaimana kalau setiap orang menanam pohon di masa hidup mereka?</p>
<p>Kita, sebagai bagian dari masyarakat modern ini, yang memakan semua sumber daya alam kita, kenapa tidak memberikan sesuatu kembali, atau setidaknya, memberikan istirahat alam? Jika kita menghabiskan lebih sedikit kertas, itu seperti menanam pohon. </p>
<p>Sekitar setengah dari kayu yang kita gunakan masuk ke dalam kertas seperti produk-produk seperti kardus-kardus, stasioner, cetakan komputer, serbet, dan majalah. Lebih dari 80 persen dari produk-produk ini terbuat dari pohon yang baru dipotong, bukan kertas daur ulang.</p>
<p>Komputer murah printer, misalnya, telah mendorong penggunaan kertas rumah. Berdasarkan suatu perkiraan, komputer pribadi pada awal 1990-an menyumbang 115 miliar lembar kertas per tahun di seluruh dunia. Pada tahun 2001, Hewlett-Packard memperkirakan bahwa printer laser di Amerika Utara sendiri yang mengaduk-aduk halaman 1,2 triliun per tahun!</p>
<p>Untuk menghasilkan kertas, kayu harus secara kimia dikonversi menjadi papan serat tebal yang dikenal sebagai Pulp. Sedangkan seperti yang kita ketahui bahwa sekarang, sektor industri kertas dalam 5 peringkat konsumsi energi di dunia dan mungkin salah satu konsumen air terbesar. Di Indonesia, industri kertas adalah berada di eringkat 3 penggunaan hutan. <a href="http://www.greenpeace.org/international/press/releases/sinar-mas-palm-oil-action-14112008">Coba lihat</a> Sinar Mas (ssebuah perusahaan kertas) yang pernah didemo oleh Greenpeace, salah satu NGO internasional yang peduli masalah lingkungan.</p>
<p>Menggunakan bahan kimia sangat beracun yang mengandung klorin, senyawa amonium dan nitrogen, fosfat, sulfur oksida, dsb yang pada akhirnya akan dipancarkan di atmosfer lalu menyebabkan globalwarming. Anda dapat membayangkan efek negatifnya yang begitu luas pada lingkungan.</p>
<p><img src="http://home.ncscredit.com/media/News/paperless_file.gif" alt="" /></p>
<p>Jadi, cobalah menanam pohon, dan cobalah menjadi manusia baru yang paperless. Kita bisa kok membudayakan hidup tanpa kertas. Ada banyak barang alternatif yang lebih ramah lingkungan. Kita hanya perlu sedikit kepedulian. <a href="http://www.youtube.com/watch?v=kPp6N2xth44">Teman-teman kita di Stanford</a> juga sudah mencoba hari paperless day. Begiu pula dengan teman-teman di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=1eTWk_PPFMU">TPS</a>. Di luar sana, ada banyak pelajaran yang juga bermanfaat. Saya rasa, belajar di luar ruangan juga bagus.</p>
<p>Bagaimana? Kapan kita aka memulai paperless day? Siapkan amunisi! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://home.ncscredit.com">Sumber gambar</a></p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Doos! Kertas di Doos!&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 03:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[they have started]]></category>
		<category><![CDATA[aksi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[kertas langka]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[mendaur ulang kertas]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa kertas?]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[pohon dan kertas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[
Apa itu keras dooslaq? Minggu lalu, papertalk mencoba mengunjungi salah satu mall di Bandung. BIP atau Bandung Indah Plaza saat itu sedang mengadakan kegiatan pameran dan kami menemui salah seorang pecinta lingkungan yang turut hadir. Namanya adalah Linda. Kak Linda sudah lama mengenal kata paperless. Bukti kegiatannyatanya adalah dengan menggunakan kertas dooslaq sebagai alternatif kertas. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S0SKJiLGrMI/AAAAAAAAACY/6TObup7GfdA/s720/CIMG0044.JPG" alt="" /></p>
<p>Apa itu keras dooslaq? Minggu lalu, papertalk mencoba mengunjungi salah satu mall di Bandung. BIP atau Bandung Indah Plaza saat itu sedang mengadakan kegiatan pameran dan kami menemui salah seorang pecinta lingkungan yang turut hadir. Namanya adalah Linda. Kak Linda sudah lama mengenal kata paperless. Bukti kegiatannyatanya adalah dengan menggunakan kertas dooslaq sebagai alternatif kertas. Klik <a href="http://vimeo.com/8594553"> untuk melihat wawancara kami dengan beliau mengenai kertas dooslaq.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Talk? Yes. Tweet? Yes.&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 03:50:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[aksi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[bantu kami kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak sosial]]></category>
		<category><![CDATA[do act!]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumerisme]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[pohon dan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[tanam pohon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Tweeting a lot, Caring a lot
OK, papertalk sekarang sudah sedia dengan twitter. Sekarang sudah ada lebih dari 400 followers yang setiap harinya pasti akan share info-info menarik tentang kertas dan masalah lingkungan. Teman-teman yang belum gabung, yok ikutin terus twitternya papertalk. Kita sama sekali nggak akan spam   Karena boros adalah kegiatan yang merusak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tweeting a lot, Caring a lot</p>
<p>OK, papertalk sekarang sudah sedia dengan twitter. Sekarang sudah ada lebih dari 400 followers yang setiap harinya pasti akan share info-info menarik tentang kertas dan masalah lingkungan. Teman-teman yang belum gabung, yok ikutin terus<a href="http://twitter.com/tweetpapertalk"> twitternya papertalk</a>. Kita sama sekali nggak akan spam <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Karena boros adalah kegiatan yang merusak lingkungan.</p>
<p>@tweetpapertalk</p>
<p><img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2OrPXwoYPI/AAAAAAAAAgE/8LoyHPrMtuY/untitled.jpg" alt="" /></p>
<p>Terima kasih juga untuk teman-teman yang sering banget re-tweet tweets-nya papertalk <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Dengan berbagi dan terus berbagi, semoga kita bisa menciptakan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya masalah lingkungan. Keep green. Berhemat dan menata hati supaya kita tetap peduli.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Bagaimana denganmu, Sudah Hijaukah Sekolahmu?&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-bagaimana-denganmu-sudah-hijaukah-sekolahmu/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-bagaimana-denganmu-sudah-hijaukah-sekolahmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 03:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Air]]></category>
		<category><![CDATA[aksi kami untuk lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[biopori]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak sosial]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hijau]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah hijau]]></category>
		<category><![CDATA[sistem biopori]]></category>
		<category><![CDATA[teknik hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi paperless generation! Kenapa pagi? Karena di pagi hari semangat kita sedang menumpuk dengan luar biasanya. Okey, kali ini papertalk akan membahasa mengenai sekolah hijau. Pada dasarnya, luas bangunan dan luas tanah tanpa bangunan idealnya memiliki perbandingan 60:40. Bagaimana dengan sekolah kami?
Di SMAN 9 Bandung, kami masih memiliki lahan-lahan hijau. Sekitar 30% masih di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat pagi paperless generation! Kenapa pagi? Karena di pagi hari semangat kita sedang menumpuk dengan luar biasanya. Okey, kali ini papertalk akan membahasa mengenai sekolah hijau. Pada dasarnya, luas bangunan dan luas tanah tanpa bangunan idealnya memiliki perbandingan 60:40. Bagaimana dengan sekolah kami?</p>
<p>Di SMAN 9 Bandung, kami masih memiliki lahan-lahan hijau. Sekitar 30% masih di tanami. Ada pun untuk menambah jumlah peyerapan, kami juga membuat biopori di sekitar lahan-lahan yang tidak dibangun. Membuat biopori ini sangat bagus! Coba tanya pak Amir R. Brata. Beliau adalah ketua tim pembuatan biopori yang diusulkan dari IPB. </p>
<p>Siswa-siswi yang menginjak kelas XI, diberikan materi mengenai biopori dan bersama-sama membuat biopori ini. </p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2Oow8JRNwI/AAAAAAAAAfA/I1f4suPUcsw/20458_1235696095656_1326816677_30666172_1304999x_n.jpg" alt="" /></p>
<p>Apa itu biopori? Biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai aktivitas organisme di dalamnya seperti cacing, perakaran tanaman, rayap dan fauna lainnya. Lubang-lubangyang berbenuk akan terisi udara dan akan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah.</p>
<p>Dengan sistem biopori ini, maka kita dapat menungkatkan daya resapan air, mengubah sampah oragnik menjadi kompos dan juga mengurangi emisi gas rumah kaca, dan memanfaatkan peran aktivitas fauna tanah dan akar tanaman dan mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh genangan air, contohny adalah penyakit demam berdarah dan malaria.</p>
<p>Selanjutnya tentang bipori, coba kujungi http://biopori.com</p>
<p><img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2OqzY-I6cI/AAAAAAAAAfg/w_TFbmXrqls/s720/paperless%20%2885%29.JPG" alt="" /></p>
<p>kami juga memiliki lahan parkir yang hijau. Lebih cocok jika dibilang taman parkir, karena lahan parkir ini berada di sekitar kehijauan tanamannya. Selain itu, tanaman-tanaman di sini juga memiliki papan nama latin dan klasifikasinya. Sangat menarik! Selain menjadi &#8216;eco wisata&#8217; kecil-kecilan, juga bisa menjadi museum hijau.</p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2OqLPuQhuI/AAAAAAAAAfE/3pJPbQyIEVs/s720/paperless%20%2883%29.JPG" alt="" /></p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-bagaimana-denganmu-sudah-hijaukah-sekolahmu/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-bagaimana-denganmu-sudah-hijaukah-sekolahmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Papertalk in Action: Make a Forum and Jamboree</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 15:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[they have started]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[discuss]]></category>
		<category><![CDATA[do act!]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumerisme]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Kita belajar untuk menjadi pintar, kita pintar untuk berbagi, kita berbagi untuk bersatu, kita bersatu untuk membuat perubahan.
Hari ini, tanggal 29 Januari 2010, papertalk berbagi dengan teman-teman di SMA Negeri 9 Bandung. Apa yang kami lakukan? Hem.. ini dia.. Papertalk mengagas acara forum diskusi dengan tema go paperless dan masalah-masalah lingkungan. Rangkaian acara yang kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kita belajar untuk menjadi pintar, kita pintar untuk berbagi, kita berbagi untuk bersatu, kita bersatu untuk membuat perubahan.</p></blockquote>
<p>Hari ini, tanggal 29 Januari 2010, papertalk berbagi dengan teman-teman di SMA Negeri 9 Bandung. Apa yang kami lakukan? Hem.. ini dia.. Papertalk mengagas acara forum diskusi dengan tema go paperless dan masalah-masalah lingkungan. Rangkaian acara yang kami susun selain menjadi sebuah forum diskusi, juga menjadi &#8220;Jambore Ekskul&#8221; kecil-kecilan di SMA Negeri 9 Bandung. Kami menggandeng beberapa ekskul yang ada di SMAN 9 Bandung dan siapa pun teman-teman yang mau ikut membahas masalah lingkungan. Oia, undangannya pakai kertas bekas loh <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2Lg5BB9cJI/AAAAAAAAAeI/pTtvq0HUTOc/s720/CIMG0215.JPG" alt="" /></p>
<p>Alhamdulillah, acara ini mendapatkan respon yang baik. Dalam acara ini ada beberapa orang perwakilan dari setiap  ekskul yang kami gandeng, yaitu dari KIR (Kelompok Ilmiah Remaja), KKS (Klub Konservasi Sekolah) dan Keputrian. Ada juga beberapa siswi yang datang untuk mengikuti kegiatan ini secara individual. Ada juga loh alumni yang ikutan acaranya. Jumlah pesertanya ada 21 orang, termasuk yang keluar masuk ruangan. Kami sangat fleksibel kok. Kami melakukan kegiatan ini murni secara sukarela. Jadi, sama sekali tidak mengikat. Unsur pertemanan dan niat tuluslah yang justru menjadi kail kami dalam kegiatan ini Tak sedikit pun iming-iming, juga tak sedikit pula bayaran yang kami tarik. Free! Kecuali oleh-oleh ilmu yang pasti dibawa pulang! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2LhQiDjcbI/AAAAAAAAAeM/tBfgg--yIY0/s720/CIMG0216.JPG" alt="" /></p>
<p>Dengan kapasitas dan bidang ilmu yang berbeda-beda, tentunya kami juga menyesuaikan materinya dengan keterkaitan materi ke masing-masing bidang ilmu. Materinya pun sengaja dibuka dengan fakta dan konsep dasar mengenai lingkungan. Kami tidak memberikan materi secara khusus karena hal tersebut sebaiknya diketahui di kelas PLH. Apalagi PLH banyak berbicara mengenai masalah teori. Di sinilah kami bicara dengan perspektif yang berbeda, yaitu dengan </p>
<p>Kami memulai materinya dengan isu global warming, menuju ke arah faktor-faktor penyebab global warming, lalu masuk ke bab industri. Dalam bab industri, kami bicara mengenai jalur hidup barang-barang yang kita gunakan sehari-hari mulai dari alam itu sendiri hingga kembali ke alam dalam keadaan racun besar dan dipinjam dengan memasukkan barang-barang beracun kecil. Eksplotasi. Di sana, kami bicara banyak mengenai gaya hidup, branding, bahkan sikap konsumerisme kita yang dapat membuat pelaku industri terus dan terus terundang untuk melakukan eksploitasi alam. Oh.. Ternyata, eh ternayata, selama kita berkegiatan, 25% dari yang kita buang adalah kertas. Maka dalam subab ini, kami hadirkan fakta-fakta tentang kertas yang  ternyata selama ini banyak tidak diketahui oleh masyarakat kita. Bagian yang paling menarik adalah saat kita membahas masalah-masalah yang timbul dari (hanya) penggunaan tiga kembar kertas. Mulai dari pohon, hingga ke limbah dan kekeringan, juga &#8220;pembunuhan terhadap makhluk Tuhan secara tidak sengaja&#8221; karena perilaku kita yang boros dalam penggunaan kertas (dan juga barang-barang lainnya). Dengan demikian, ada pun beberapa solusi mengenai penggunaan sampah kertas dan solusi-solusi penghematan kertas kami berikan. Seperti menggunakan kertas bolak-balik, daur ulang dan penggunaan kertas-kertas yang selama ini digunakan bukan untuk menulis tapi dapat dimanfaatkan yaitu kertas dooslaq. Bahkan, kami juga dengan serunya bicara mengenai masalah teknologi yang dapat kita pakai sebagai salahsatu solusi go paperless dan iseng-iseng menyenggol beberapa ramalan teknologi masa depan ala papertalk. Dalam hal ini, kertas adalah sebagai sebuah contoh kecil dari kehidupan kita. Seperempat dari barang yang selama ini kita gunakan tentunya. Sebagai penutup, kami juga membahas masalah kekhalifan. Kekhalifahan adalah inti dari sikap yang semestinya kita terapkan terhadap lingkungan. Fungsi manusia sebagai khalifah juga turut melibatkan anggota-anggota Ekskul Keputrian sebagai pemateri. Ekskul keputrian ini adalah integral dari ekskul rohani Islam di SMAN 9 Bandung.</p>
<p>Materi kegiatan diskusi ini bisa juga <a href="http://www.scribd.com/full/26041013?access_key=key-1ys7j9b5xlk4al43xkxl">dilihat via Scrib</a>d. Hanya saja, karena karena kesalahan teknik, sepertinya Scribd belum bisa memberikan tampilan secara maksimal. Versi aslinya, coba <a href="http://www.4shared.com/dir/23314207/5acd80f5/sharing.html">klik di sini</a> untuk download. Semoga presentasinya berguna ya <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Untuk kejelasan materinya, bisa share sama papertalk. Kontak aja langsung via <a href="http://twitter.com/tweetpapertalk">twitter </a>atau kirim email via <a href="http://kontactr.com/user/contactpapertalk">kontactr</a>. InsyaAllah dibales <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ayo, mulai dari komunitas <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Kami berharap dengan adanya kegiatan hari ini yang tentunya sangat seru dan mendebarkan (hehe), setiap perwakilan ekskul minimal dapat menyampaikan ilmu-ilmu penting terkait masalah lingkungan yang kita bahas hari ini.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/170/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/170/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 17:48:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/170/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;While this may seem as a wonderful environment to be in, it is one that most city dwellers only have for a short summer vacation, or as a cottage retreat. It all seems so inviting that you may wish you could live in every day. But, imagine the changes you have to adapt to when [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;While this may seem as a wonderful environment to be in, it is one that most city dwellers only have for a short summer vacation, or as a cottage retreat. It all seems so inviting that you may wish you could live in every day. But, imagine the changes you have to adapt to when this living environment is a constant 365 days a year.&#8221;<br />
Bryon Pulsifer, from Ideal Environment Means Adaptation</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/170/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/170/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sampah adalah Pilihan: Sarana atau Bencana</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/sampah-adalah-pilihan-sarana-atau-bencana/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/sampah-adalah-pilihan-sarana-atau-bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 07:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Pilihlah jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan di bawah ini:
Apakah definisi sampah?
A. Sampah adalah sebuah sarana
B. Sampah adalah sebuah bencana
Pembahasan:
Bagaimana dengan sampah sebagai sarana
Apakah kita pernah berpikir tentang keberadaannya sebagai sarana? Sempah belum tentu limbah. Coba tanya ibu Iyom Rochaeni-seorang pengrajin sampah plastik-yang dengan tegas memilih sampah sebagai sebuah sarana. Bermula dari menggunungnya sampah di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pilihlah jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan di bawah ini:<br />
Apakah definisi sampah?</p>
<p>A. Sampah adalah sebuah sarana<br />
B. Sampah adalah sebuah bencana</p>
<p>Pembahasan:</p>
<p><strong>Bagaimana dengan sampah sebagai sarana</strong></p>
<p>Apakah kita pernah berpikir tentang keberadaannya sebagai sarana? Sempah belum tentu limbah. Coba tanya ibu Iyom Rochaeni-seorang pengrajin sampah plastik-yang dengan tegas memilih sampah sebagai sebuah sarana. Bermula dari menggunungnya sampah di sungai Cikapundung yang menyebabkan pendangkalan dan calon bencana baru, maka ibu Iyom sebagai salah satu warganya mendedikasikan diri untuk membuat perubahan pilihan terhadap sampah: sampah adalah sarana.</p>
<p>Sampah adaah sarana<br />
Sampah yang semula tampak tidak berguna bisa menjadi barang baru yang unik hanya dengan sentuhan kreativitas dan keuletan. Sedikit teknik menjahit, membantu ibu Iyom untuk mengembangkan potensi limbah plastik ini menjadi barang baru dengan nilai guna baru. Tas, dompet, taplak meja, tempat tissue bahkan pakaian disulapnya dari sampah-sampah plastik itu. Dalam satu karya, beliau biasa bersulap-sulip dengan 350 lebih sampah plastik. Bayangkan jika dengan sampah-sampah yang sebelumnya menggunung di Cikapundung. Hem? Bisa jadi peluang bisnis, &#8216;nih&#8217;?</p>
<p>Benar. Beliau terus menambah watt ide-idenya dan mulai menggendutkan pundi-pundinya dengan membentuk UKM sampah plastik. Bersamaan dengan keuletannya itu, beliau kini telah banyak dilirik oleh berbagai lembaga dan masyarakat luar dan dalam negeri. Warga sekitar pun turut membantu beliau mengumpulkan sampah-sampah plastik dari sampah-sampah rumah tangganya sendiri atau bahkan dari warung-warung kopi yang sengaja mengumpulkannya. Alih-alih membantu, semua tangan ternyata telah membantu menekan jumlah pembuangan sampah plastik ke Cikapundung karena sampah mereka beralih ke rumah ibu Iyom. Bonusnya, ibu Iyom telah dibawa terbang ke berbagai penjuru nusantara dan belahan dunia lain untuk menyebarkan ide pengolahan sampah plastik ini. Ternyata sampah juga menjadi sebuah sarana cari duit. Mengelolanya adalah sarana penolakan calon bencana banjir Cikapundung.</p>
<p>&#8220;Saya udah dua belas kali naik kapal&#8221; ujar beliau yang nampak ceria.</p>
<p><a><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1u32ysdzPI/AAAAAAAAAcg/6gD22c8QkDY/s720/CIMG0186.JPG"></a><br />
<a><img></a></p>
<p>Tanggal 23 Januari 2010 kemarin, Ibu Iyom juga telah hadir di sebuah acara yang bertajuk &#8216;Student Meeting dan Workshop Page#2&#8242;. Papertalk hadir sebagai peserta. Dibantu oleh putrinya, kami, bersama-sama dengan siswa-siswi SMA dan SMK Jawa Barat lainnya mencoba menganyam sampah-sampah plastik tersebut. Acara ini juga dididukung dan organisir oleh BBV, C3, AIESEC dan detikBandung.</p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1u1DjGKlSI/AAAAAAAAAao/P3-DHrmQfcw/s720/CIMG0211.JPG" alt="" /><img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1u1vm8rRqI/AAAAAAAAAbc/IKvzIkmP6B4/s720/CIMG0208.JPG" alt="" /></p>
<p><strong>Sampah adalah Bencana</strong></p>
<ol>
<p><a><img src="http://www.dml.or.id/dml5/images/stories/sampah.jpg" alt="" /></a></ol>
<p>Maka, jawaban yang benar adalah A.</p>
<p>***</p>
<p>Papertalk<br />
sumber gambah sampah: http://www.dml.or.id</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/sampah-adalah-pilihan-sarana-atau-bencana/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/sampah-adalah-pilihan-sarana-atau-bencana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/156/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/156/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 19:07:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/156/</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m not an environmentalist.  I&#8217;m an Earth warrior.  ~Darryl Cherney, quoted in Smithsonian, April 1990
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I&#8217;m not an environmentalist.  I&#8217;m an Earth warrior.  ~Darryl Cherney, quoted in Smithsonian, April 1990</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/156/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/156/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Jatah Siapa yang Kita Makan Hari Ini?&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-jatah-siapa-yang-kita-makan-hari-ini/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-jatah-siapa-yang-kita-makan-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 17:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[kertas dan air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[
Foto: http://www.kabarindonesia.com
Untuk memproduksi 1 kilogram kertas saja dibutuhkan 324 liter air (environment Canada). Untuk memproduksi 1 ton kertas, dihasilkan kurang lebih 72.200 liter limbah cair dan 1 ton limbah padat (Aku Ingin Hijau). Satu liter air adalah harga yang mahal untuk 3 lembar kertas yang disia-siakan. Jika kita tetap boros: memangnya, jatah siapa yang kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200810130912551.jpg" alt="" /><br />
Foto: http://www.kabarindonesia.com</p>
<p>Untuk memproduksi 1 kilogram kertas saja dibutuhkan 324 liter air (environment Canada). Untuk memproduksi 1 ton kertas, dihasilkan kurang lebih 72.200 liter limbah cair dan 1 ton limbah padat (Aku Ingin Hijau). Satu liter air adalah harga yang mahal untuk 3 lembar kertas yang disia-siakan. Jika kita tetap boros: memangnya, jatah siapa yang kita makan hari ini?</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-jatah-siapa-yang-kita-makan-hari-ini/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-jatah-siapa-yang-kita-makan-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
