<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>papertalk &#187; Action</title>
	<atom:link href="http://school-press.com/sman9bandung/category/action/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://school-press.com/sman9bandung</link>
	<description>ada banyak hal yang bisa diutarakan selembar kertas yang masai: tentang bumi yang makin tua juga kertas yang (akan) menjadi langka</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Jan 2010 07:48:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>papertalk: &#8220;Ayo &#8216;Sekolah&#8217; sama Mbah Gugel!&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 04:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[alteratif]]></category>
		<category><![CDATA[keperluan]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[komputer dan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan dan teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah bukanlah sebuah kewajiban, tapi sekolah itu penting! Tapi yang lebih penting lagi adalah belajar. Jadi, masalahnya sekarang adalah: bagaimana belajar yang efektif? Bagaimana belajar yang tetap menjaga hak-hak lingkungan?
Aha! Kertas adalah salah satu stuff yang digunakan oleh masyarakat pendidikan. Sebagai sebuah institusi formal dan pelajaran yang serba formal, sekolah banyak sekali menghabiskan banyak kertas. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekolah bukanlah sebuah kewajiban, tapi sekolah itu penting! Tapi yang lebih penting lagi adalah belajar. Jadi, masalahnya sekarang adalah: bagaimana belajar yang efektif? Bagaimana belajar yang tetap menjaga hak-hak lingkungan?</p>
<p>Aha! Kertas adalah salah satu stuff yang digunakan oleh masyarakat pendidikan. Sebagai sebuah institusi formal dan pelajaran yang serba formal, sekolah banyak sekali menghabiskan banyak kertas. Sedangkan kita semua tahu, bahwa penggunaan kertas yang terus meroket dewasa ini, mengancam pohon-pohon kita. Ada pun tawaran gratis dan futuristik dari mbah Gugel adalah salah satu solusi bagi penggunaan kertas.</p>
<p>Jadi?</p>
<p>Ada yang kenal dengan mbah Gugel? Google.com atau yang kerap dikenal akrab oleh masyarakat dengan sesebutan mbah Gugel, sudah menciptakan &#8217;sekolahnya&#8217; sendiri. Fasilitas-fasilitas gratis yang ditawarkan oleh mbah Gugel, jika kita kolaborasikan, maka akan berbentuk sebuah sekolah terbuka yang inspiratif dan menarik. Coba cek dan ricek cucu-cucu mbah Gugel berikut ini:</p>
<p>1. <a href="maps.google.com">Google Map</a><br />
<img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsNhD6KXI/AAAAAAAAAQ4/It2GTYvlpNs/s720/transit.JPG" alt="" /><br />
mbah Gugel menawarkan peta yang dapat diseret dan gambar satelit untuk seluruh dunia dan baru-baru ini dan juga menawarkan perencana rute dan pencari letak-letak bisnis di U.S., Kanada, Jepang, Hong Kong, Cina, UK, Irlandia (hanya pusat kota) dan beberapa bagian Eropa. Pelajaran geografi pasti lebih asyik <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2. <a href="picasaweb.google.com">Picasa</a><br />
<img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsQY9PVaI/AAAAAAAAAQ8/6WTnlS6SRQQ/s720/picasa.JPG" alt="" /><br />
mbah Gugel memiliki album virtualnya sendiri. Kita bisa bertukar foto dengan teman-teman kita. Jika ada kegiatan penelitian dan berbagai hal penting, ada baiknya kita bertukar pengetahuan kepada teman-teman yang ada di sebrang. Atau.. apa salahnya kita berbagi foto-foto yang mengenai lingkungan terdekat kita yang mungkin sedang dalam keadaan susah, dan sebagainya.</p>
<p>3. <a href="news.google.co.id">Google Warta</a><br />
<img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsTY2SiNI/AAAAAAAAARA/kU0Yc6FqB-g/s720/nes.JPG" alt="" /><br />
Sebagai pelajar, kita juga tetap membutuhkan kabar-kabari. Keberadaan koran yang ternyata selama ini menyimpan masalah penggunaan kertas dan bentuknyayang cukup besar dan merepotkan, dapat kita ganti dengan keberadaan internet google warta dengan URL http://news.google.co.id/. Ada pun berita internasional, mbah Gugel juga mengeluarkan seri news.google.com</p>
<p>4. <a href="http://translate.google.com">Google Translate</a><br />
<img src="http://lh3.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsbYclKbI/AAAAAAAAARI/NUSZPBpaWwY/s720/languange%20tools.JPG" alt="" /><br />
Bagaimana dengan kamus? Kamus adalah buku yang sangat tebal. Baiklah, pasti kamus juga boros kayu dan pohon. Mbah Gugel dengan segala kecerdasannya dan sikap segala tahu tentu punya alat-alat baru. Google translate saat ini telah menggantikan posisi beberapa jejer kamus dalam banyak bahasa. Tinggal ketik lalu klik, maka translator kita sudah beraksi. Tadaam! </p>
<p>5. <a href="www.googlelabs.com/">Google Labs</a><br />
<img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S1hsffnHEBI/AAAAAAAAARQ/vvtdJj2iEfg/s720/lab.JPG" alt="" /><br />
Google labs adalah direktori mbah Gugel akan calon-calon cucu-cucuya yang lain. Fasilitas-fasilitas yang disebutkan di atas belum sepenuhnya bisa digunakan secara bebas. Tapi, akan segera lahir. Kita bisa mempelajari kamudahan-kemudahan apa lagi yang ditawarkan oleh mbah Gugel untuk membuat sekolah virtual kita sendiri. Kita belajar dari mbah Gugel.</p>
<p>Teknologi memang dibuat untuk mempermudah manusia. Bukan untuk memperbudak manusia. Dalam menyikapinya, kita harus siap EQ dan SQ serta IQ. Jadi, jika ada yang mengatakan bahwa teknologi memperbudak manusia dan membuat manusia menjadi konsumtif serta apatis terhadap lingkungan, itu adalah kesalahan pola pikir atau sikap yang skeptic. Justru dengan teknologi, pekerjaan kita yang sebesar gajah dapat dimampatkan menjadi sebesar kacang, sehingga waktu kita untuk bermain, berinteraksi dan berbagi dengan orang lain akan menjadi semakin luas.<strong> Kita gunakan mereka untuk mempermudah diri kita supaya waktu kita lebih banyak untuk berbagi. Jangan salah mengartikanny menjadi sebuah kemewahan yang makin memanjakan.</strong> Selamatkan lingkungan dengan teknologi! Selamatkan kertas dengan komputer, selama komputer masih lebih efisien <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Hidup mbah Gugel! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>salaam-<br />
Papertalk</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-ayo-sekolah-sama-mbah-gugel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Is Tomorrow the Paperless Day?&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 04:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak sosial]]></category>
		<category><![CDATA[do act!]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[pohon dan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[tanam pohon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun yang lalu, ketika saya masih berumur 3 tahun, saya memutuskan untuk menanam pohon yang dekat dari rumah aku dan ibu di Rembang, Jawa tengah. Itu adalah pengalaman hebat bersama ibu, menggali lubang dan menempatkan tanaman kecil saya telah membeli sebesar Rp5.000,00. Ibu saya menjelaskan kepadanya bahwa suatu hari tanaman itu akan tumbuh besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tahun yang lalu, ketika saya masih berumur 3 tahun, saya memutuskan untuk menanam pohon yang dekat dari rumah aku dan ibu di Rembang, Jawa tengah. Itu adalah pengalaman hebat bersama ibu, menggali lubang dan menempatkan tanaman kecil saya telah membeli sebesar Rp5.000,00. Ibu saya menjelaskan kepadanya bahwa suatu hari tanaman itu akan tumbuh besar pohon yang indah.</p>
<p>Tahun berlalu, kami pindah jauh ke Bandung. Sekarang saya sudah besar bahkan sudah bisa menanam pohon lain sendiri. Saya tumbuh dewasa,saya bertambah besar. Saya memutuskan hari lain untuk mengunjungi pohon kami. Kita ingat persis di mana kita menanamnya. Dan &#8230; waw! sekarang rumah semakin banyak di sana, tapi sekarang ada sebuah pohon besar, pohon yang indah. Itu adalah kami! Itu adalah perasaan yang hebat untuk mengetahui, saya dan ibu pernah melakukan itu. Bahkan sekarang, dia masih ingat hari itu sebagai salah satu kenangan yang paling berharga.</p>
<p>Dan saya berpikir, bagaimana kalau setiap orang menanam pohon di masa hidup mereka?</p>
<p>Kita, sebagai bagian dari masyarakat modern ini, yang memakan semua sumber daya alam kita, kenapa tidak memberikan sesuatu kembali, atau setidaknya, memberikan istirahat alam? Jika kita menghabiskan lebih sedikit kertas, itu seperti menanam pohon. </p>
<p>Sekitar setengah dari kayu yang kita gunakan masuk ke dalam kertas seperti produk-produk seperti kardus-kardus, stasioner, cetakan komputer, serbet, dan majalah. Lebih dari 80 persen dari produk-produk ini terbuat dari pohon yang baru dipotong, bukan kertas daur ulang.</p>
<p>Komputer murah printer, misalnya, telah mendorong penggunaan kertas rumah. Berdasarkan suatu perkiraan, komputer pribadi pada awal 1990-an menyumbang 115 miliar lembar kertas per tahun di seluruh dunia. Pada tahun 2001, Hewlett-Packard memperkirakan bahwa printer laser di Amerika Utara sendiri yang mengaduk-aduk halaman 1,2 triliun per tahun!</p>
<p>Untuk menghasilkan kertas, kayu harus secara kimia dikonversi menjadi papan serat tebal yang dikenal sebagai Pulp. Sedangkan seperti yang kita ketahui bahwa sekarang, sektor industri kertas dalam 5 peringkat konsumsi energi di dunia dan mungkin salah satu konsumen air terbesar. Di Indonesia, industri kertas adalah berada di eringkat 3 penggunaan hutan. <a href="http://www.greenpeace.org/international/press/releases/sinar-mas-palm-oil-action-14112008">Coba lihat</a> Sinar Mas (ssebuah perusahaan kertas) yang pernah didemo oleh Greenpeace, salah satu NGO internasional yang peduli masalah lingkungan.</p>
<p>Menggunakan bahan kimia sangat beracun yang mengandung klorin, senyawa amonium dan nitrogen, fosfat, sulfur oksida, dsb yang pada akhirnya akan dipancarkan di atmosfer lalu menyebabkan globalwarming. Anda dapat membayangkan efek negatifnya yang begitu luas pada lingkungan.</p>
<p><img src="http://home.ncscredit.com/media/News/paperless_file.gif" alt="" /></p>
<p>Jadi, cobalah menanam pohon, dan cobalah menjadi manusia baru yang paperless. Kita bisa kok membudayakan hidup tanpa kertas. Ada banyak barang alternatif yang lebih ramah lingkungan. Kita hanya perlu sedikit kepedulian. <a href="http://www.youtube.com/watch?v=kPp6N2xth44">Teman-teman kita di Stanford</a> juga sudah mencoba hari paperless day. Begiu pula dengan teman-teman di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=1eTWk_PPFMU">TPS</a>. Di luar sana, ada banyak pelajaran yang juga bermanfaat. Saya rasa, belajar di luar ruangan juga bagus.</p>
<p>Bagaimana? Kapan kita aka memulai paperless day? Siapkan amunisi! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://home.ncscredit.com">Sumber gambar</a></p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-tanamlah-apa-yang-seharusnya-ada-di-tanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Doos! Kertas di Doos!&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 03:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[they have started]]></category>
		<category><![CDATA[aksi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[kertas langka]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[mendaur ulang kertas]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa kertas?]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[pohon dan kertas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[
Apa itu keras dooslaq? Minggu lalu, papertalk mencoba mengunjungi salah satu mall di Bandung. BIP atau Bandung Indah Plaza saat itu sedang mengadakan kegiatan pameran dan kami menemui salah seorang pecinta lingkungan yang turut hadir. Namanya adalah Linda. Kak Linda sudah lama mengenal kata paperless. Bukti kegiatannyatanya adalah dengan menggunakan kertas dooslaq sebagai alternatif kertas. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S0SKJiLGrMI/AAAAAAAAACY/6TObup7GfdA/s720/CIMG0044.JPG" alt="" /></p>
<p>Apa itu keras dooslaq? Minggu lalu, papertalk mencoba mengunjungi salah satu mall di Bandung. BIP atau Bandung Indah Plaza saat itu sedang mengadakan kegiatan pameran dan kami menemui salah seorang pecinta lingkungan yang turut hadir. Namanya adalah Linda. Kak Linda sudah lama mengenal kata paperless. Bukti kegiatannyatanya adalah dengan menggunakan kertas dooslaq sebagai alternatif kertas. Klik <a href="http://vimeo.com/8594553"> untuk melihat wawancara kami dengan beliau mengenai kertas dooslaq.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-doos-kertas-di-doos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Talk? Yes. Tweet? Yes.&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 03:50:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[aksi hijau]]></category>
		<category><![CDATA[bantu kami kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak sosial]]></category>
		<category><![CDATA[do act!]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumerisme]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[pohon dan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[tanam pohon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Tweeting a lot, Caring a lot
OK, papertalk sekarang sudah sedia dengan twitter. Sekarang sudah ada lebih dari 400 followers yang setiap harinya pasti akan share info-info menarik tentang kertas dan masalah lingkungan. Teman-teman yang belum gabung, yok ikutin terus twitternya papertalk. Kita sama sekali nggak akan spam   Karena boros adalah kegiatan yang merusak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tweeting a lot, Caring a lot</p>
<p>OK, papertalk sekarang sudah sedia dengan twitter. Sekarang sudah ada lebih dari 400 followers yang setiap harinya pasti akan share info-info menarik tentang kertas dan masalah lingkungan. Teman-teman yang belum gabung, yok ikutin terus<a href="http://twitter.com/tweetpapertalk"> twitternya papertalk</a>. Kita sama sekali nggak akan spam <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Karena boros adalah kegiatan yang merusak lingkungan.</p>
<p>@tweetpapertalk</p>
<p><img src="http://lh5.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2OrPXwoYPI/AAAAAAAAAgE/8LoyHPrMtuY/untitled.jpg" alt="" /></p>
<p>Terima kasih juga untuk teman-teman yang sering banget re-tweet tweets-nya papertalk <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Dengan berbagi dan terus berbagi, semoga kita bisa menciptakan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya masalah lingkungan. Keep green. Berhemat dan menata hati supaya kita tetap peduli.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-talk-yes-tweet-yes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Papertalk in Action: Make a Forum and Jamboree</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 15:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Go green!]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[they have started]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[discuss]]></category>
		<category><![CDATA[do act!]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumerisme]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Kita belajar untuk menjadi pintar, kita pintar untuk berbagi, kita berbagi untuk bersatu, kita bersatu untuk membuat perubahan.
Hari ini, tanggal 29 Januari 2010, papertalk berbagi dengan teman-teman di SMA Negeri 9 Bandung. Apa yang kami lakukan? Hem.. ini dia.. Papertalk mengagas acara forum diskusi dengan tema go paperless dan masalah-masalah lingkungan. Rangkaian acara yang kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kita belajar untuk menjadi pintar, kita pintar untuk berbagi, kita berbagi untuk bersatu, kita bersatu untuk membuat perubahan.</p></blockquote>
<p>Hari ini, tanggal 29 Januari 2010, papertalk berbagi dengan teman-teman di SMA Negeri 9 Bandung. Apa yang kami lakukan? Hem.. ini dia.. Papertalk mengagas acara forum diskusi dengan tema go paperless dan masalah-masalah lingkungan. Rangkaian acara yang kami susun selain menjadi sebuah forum diskusi, juga menjadi &#8220;Jambore Ekskul&#8221; kecil-kecilan di SMA Negeri 9 Bandung. Kami menggandeng beberapa ekskul yang ada di SMAN 9 Bandung dan siapa pun teman-teman yang mau ikut membahas masalah lingkungan. Oia, undangannya pakai kertas bekas loh <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2Lg5BB9cJI/AAAAAAAAAeI/pTtvq0HUTOc/s720/CIMG0215.JPG" alt="" /></p>
<p>Alhamdulillah, acara ini mendapatkan respon yang baik. Dalam acara ini ada beberapa orang perwakilan dari setiap  ekskul yang kami gandeng, yaitu dari KIR (Kelompok Ilmiah Remaja), KKS (Klub Konservasi Sekolah) dan Keputrian. Ada juga beberapa siswi yang datang untuk mengikuti kegiatan ini secara individual. Ada juga loh alumni yang ikutan acaranya. Jumlah pesertanya ada 21 orang, termasuk yang keluar masuk ruangan. Kami sangat fleksibel kok. Kami melakukan kegiatan ini murni secara sukarela. Jadi, sama sekali tidak mengikat. Unsur pertemanan dan niat tuluslah yang justru menjadi kail kami dalam kegiatan ini Tak sedikit pun iming-iming, juga tak sedikit pula bayaran yang kami tarik. Free! Kecuali oleh-oleh ilmu yang pasti dibawa pulang! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_i99Xt5e2GRk/S2LhQiDjcbI/AAAAAAAAAeM/tBfgg--yIY0/s720/CIMG0216.JPG" alt="" /></p>
<p>Dengan kapasitas dan bidang ilmu yang berbeda-beda, tentunya kami juga menyesuaikan materinya dengan keterkaitan materi ke masing-masing bidang ilmu. Materinya pun sengaja dibuka dengan fakta dan konsep dasar mengenai lingkungan. Kami tidak memberikan materi secara khusus karena hal tersebut sebaiknya diketahui di kelas PLH. Apalagi PLH banyak berbicara mengenai masalah teori. Di sinilah kami bicara dengan perspektif yang berbeda, yaitu dengan </p>
<p>Kami memulai materinya dengan isu global warming, menuju ke arah faktor-faktor penyebab global warming, lalu masuk ke bab industri. Dalam bab industri, kami bicara mengenai jalur hidup barang-barang yang kita gunakan sehari-hari mulai dari alam itu sendiri hingga kembali ke alam dalam keadaan racun besar dan dipinjam dengan memasukkan barang-barang beracun kecil. Eksplotasi. Di sana, kami bicara banyak mengenai gaya hidup, branding, bahkan sikap konsumerisme kita yang dapat membuat pelaku industri terus dan terus terundang untuk melakukan eksploitasi alam. Oh.. Ternyata, eh ternayata, selama kita berkegiatan, 25% dari yang kita buang adalah kertas. Maka dalam subab ini, kami hadirkan fakta-fakta tentang kertas yang  ternyata selama ini banyak tidak diketahui oleh masyarakat kita. Bagian yang paling menarik adalah saat kita membahas masalah-masalah yang timbul dari (hanya) penggunaan tiga kembar kertas. Mulai dari pohon, hingga ke limbah dan kekeringan, juga &#8220;pembunuhan terhadap makhluk Tuhan secara tidak sengaja&#8221; karena perilaku kita yang boros dalam penggunaan kertas (dan juga barang-barang lainnya). Dengan demikian, ada pun beberapa solusi mengenai penggunaan sampah kertas dan solusi-solusi penghematan kertas kami berikan. Seperti menggunakan kertas bolak-balik, daur ulang dan penggunaan kertas-kertas yang selama ini digunakan bukan untuk menulis tapi dapat dimanfaatkan yaitu kertas dooslaq. Bahkan, kami juga dengan serunya bicara mengenai masalah teknologi yang dapat kita pakai sebagai salahsatu solusi go paperless dan iseng-iseng menyenggol beberapa ramalan teknologi masa depan ala papertalk. Dalam hal ini, kertas adalah sebagai sebuah contoh kecil dari kehidupan kita. Seperempat dari barang yang selama ini kita gunakan tentunya. Sebagai penutup, kami juga membahas masalah kekhalifan. Kekhalifahan adalah inti dari sikap yang semestinya kita terapkan terhadap lingkungan. Fungsi manusia sebagai khalifah juga turut melibatkan anggota-anggota Ekskul Keputrian sebagai pemateri. Ekskul keputrian ini adalah integral dari ekskul rohani Islam di SMAN 9 Bandung.</p>
<p>Materi kegiatan diskusi ini bisa juga <a href="http://www.scribd.com/full/26041013?access_key=key-1ys7j9b5xlk4al43xkxl">dilihat via Scrib</a>d. Hanya saja, karena karena kesalahan teknik, sepertinya Scribd belum bisa memberikan tampilan secara maksimal. Versi aslinya, coba <a href="http://www.4shared.com/dir/23314207/5acd80f5/sharing.html">klik di sini</a> untuk download. Semoga presentasinya berguna ya <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Untuk kejelasan materinya, bisa share sama papertalk. Kontak aja langsung via <a href="http://twitter.com/tweetpapertalk">twitter </a>atau kirim email via <a href="http://kontactr.com/user/contactpapertalk">kontactr</a>. InsyaAllah dibales <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ayo, mulai dari komunitas <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Kami berharap dengan adanya kegiatan hari ini yang tentunya sangat seru dan mendebarkan (hehe), setiap perwakilan ekskul minimal dapat menyampaikan ilmu-ilmu penting terkait masalah lingkungan yang kita bahas hari ini.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/kita-berbagi-untuk-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;plastic loves paper&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/plastics-symbol/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/plastics-symbol/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 06:49:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Satu hal yang identik antara plastik dan kertas adalah sama-sama dekat dan erakt kaitannya dengan lingkungan dan pastinya sangat erat dengan kehidupan kita sehari-hari.
Ketika langit berwarna kesumba dan sekolah sudah sepi, terkadang Tyas masih ada di sekolah. Rumah Tyas jauh dari sekolah, sehingga ia harus menunggu ayahnya pulang kerja, lalu menjemputnya ke sekolah dan pulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu hal yang identik antara plastik dan kertas adalah sama-sama dekat dan erakt kaitannya dengan lingkungan dan pastinya sangat erat dengan kehidupan kita sehari-hari.</p>
<p>Ketika langit berwarna kesumba dan sekolah sudah sepi, terkadang Tyas masih ada di sekolah. Rumah Tyas jauh dari sekolah, sehingga ia harus menunggu ayahnya pulang kerja, lalu menjemputnya ke sekolah dan pulang bersama. Selama menunggu, Tyas ditemani oleh seorang cleaning service&#8211;seorang bapak Tua dengan seragam birunya. Tyas senang berbincang dengan beliau. Tentang kehidupan, tentang anak-anak dan tentang lingkungan.</p>
<p>Selama ini, sepulang sekolah, cleaning service yang membersihkan sekolah seringkali mengeluh. Keluhannya adalah massalah sampah. Kadang kita sering lupa, membuang sampah sembarangan di kolong bangku. Baik itu membuang kertas atau pun plastik bekas makanan. Alangkah boosnya kita.. Tau? Dalam sehari, bapak tua berseragam biru itu dapat mengumpulkan lebih dari dua truk mini pengangkut sampah.. Di Kota Bandung sendiri, sampah kertas mencapai 300 ton, luas sampah plastik yang dijejerkan bisa serupa 50 lapangan sepak bola dan sampahnya sendiri mencapai 1000 ton gajah. Coba kita bayangkan seribu gajah yang terus diimpor ke kota kita sendiri. Bagaimana? Indah? Hemm..</p>
<p>Papertalk mengajak teman-teman untuk me-recycle plastik. Tapi.. oops! Kita juga harus mewaspadai beberapa simbol-simbol khusus yang terdapat di benda-benda plastik. Sebab, simbol itu menunjukan seberapa aman produk itu untuk dipakai atau didaur ualang. Tentunya ada yang tahan lama ada juga yang berbahaya jika terus menerus digunakan. Coba kita pelajari yang satu ini supaya kita tidak buta plastik.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-113" title="PLASTIK" src="http://school-press.com/sman9bandung/files/2010/01/PLASTIK.jpg" alt="PLASTIK" width="336" height="252" /></p>
<p>Simbol <strong>PETE (polythylene Terephthalate)</strong> yang biasa terdapat pada botol plastik transparan. Jika mengisi ulang botol dengan simbol seperti ini jangan diisi oleh air panas atau hangat. Karena lapisan polimer tersebut akan leleh dan mengeluarkan zat karsinogen(pemicu kanker).</p>
<p>Simbol <strong>HDPE (High Density Polythylene</strong>) terdapat pada botol putih susu, galon, kursi plastik atau kemasan susu. Botol ini hanya boleh untuk sekali pakai.</p>
<p>Simbol <strong>PVC (Polyvinyl Chloride)</strong>. Jika kita menemukan plastik seperti ini kita harus hati-hati karena sulit di daur ulang. Plastik ini digunakan sebagai plastik pembungkus makan. Mudah lumer dan menyebabkan kerusakan ginjal dan hati bila bercampur dengan makanan. Hiiiy..</p>
<p>Simbol <strong>LDPE (Low Density Polythylene)</strong> digunakan untuk makanan, plastik kemasan. Lembek dan lentur tetapi cukup aman sayangnya sangat sulit dihancurkan. Bagaimana mendaur ulangnya?</p>
<p>Simbol <strong>PP (Polypropylene)</strong>. Plastik bening ini termasuk aman untuk bungkus-bungkusan. Biasanya terdapat pada tempat makanan dan botol minum bayi.</p>
<p>Simbol <strong>PS (Polystyrene)</strong>. Contohnya stereofoam untuk wadah makanan sekali pakai. Bahan ini bisa bercampur ke makanan panas. Bahan ini berbahaya sekali untuk otak dan sistem saraf. Jadi, masih tetap mau yang instan?</p>
<p>Simbol <strong>OTHER ( Polycarbonate)</strong> kode ini ada 4 macam</p>
<ol>
<li>SAN (styrene acrylonitrile)</li>
<li>ABS (acrylanitrile butadiene styrene)</li>
<li>PC (polycarbonade)</li>
<li>Nilon</li>
</ol>
<p>Plastik tersebut biasa digunakan sebagai alat-alat rumah tangga, komputer dan sebagainya. Plastik tersebut aman kecuali PC karena PC sebaiknya tidak digunakan pada makanan karena mengeluarkan zat berbahaya.</p>
<p>Menurut paperalk, kita bisa menggunakan <strong>LDPE </strong>dengan catatan khusus yang satu ini.</p>
<p>Setiap hari, akan sangat menyenangkan membawa bekal sendiri ke sekolah. Makanan yang akan kita makan bisa didiskusikan terlebih dahulu dengan ibu, sehingga makanan apa yang kita bawa ke sekolah benar-benar satu yang kita suka. Kita juga tetap bisa membuat variasi makana apa yang hendak kita beli. Biasanya, makanan rumah lebih bersih dibandingkan dengan makanan di luar, higienis dan tentunya sesuai dengan selera. Manfaatnya bagi lingkungan adalah tidak banyaknya limbah. Plastik, bisa menjadi limbah bagi tanah. Tapi, bagaimana dengan LDPE yang sulit dihancurkan? Kotak makan memiliki masa yang panjang, kita tidak perlu terlalu khawatir. Tapi dengan limbahnya? Sebisa mungkin kita mamnfaatkannya dengan lebih maksimal. Contohnya adalah dengan menggunakan bekaskotak minum kita sebagai vas bunga. Ini hanya masalah kebijaksanaan kita dalam mengatur plastik.</p>
<p>Besok, kita ke kantor dan ke sekolah bawa bekal makan dan minum yuk! Di Jawa barat, istilah makan bersama biasanya disebut dengan botram. Yuk yuk yuk botram! Ahay!</p>
<p>Satu lagi, pak tua pasti senang dan tidak mengeluh lagi jika saja kita mau sedikit usaha tidak menggunakan plastik. Selamat menjadi manusia abad dua puluh satu yang sudah modern dengan otak yang modern. Tunjukkan modernisasi kita dengan menjadi agen lingkungan.</p>
<p>-papertalk</p>
<p><em>Sumber materi: Pikiran Rakyat</em></p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/plastics-symbol/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/plastics-symbol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Let Me Tell You a Story.. About the The Story of Stuff&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-let-me-tell-you-a-story-about-the-the-story-of-stuff/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-let-me-tell-you-a-story-about-the-the-story-of-stuff/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 10:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[they have started]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[consumerism]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak sosial]]></category>
		<category><![CDATA[enviromental quotes]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[Hemat]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumerisme]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan dan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[paperless]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>
		<category><![CDATA[pohon dan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[sifat hemat kertas]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem yang berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[teknik hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/92/</guid>
		<description><![CDATA[BAB I: PENDAHULUAN
Salah satu yang menarik dan banyak menjadi perbincangan di dunia maya saat ini adalah sebuah company yang  bicara mkengenai stuff tatau barang-barang. AHA!
Sebuah video yang dipresentasikan oleh Annie Leonard sangat menarik untuk diperbincangkan. Dia adalah penulis dan host The Story of Stuff. Video ini recommanded banget!  
NB: Lihat juga full editionya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAB I: PENDAHULUAN</p>
<p>Salah satu yang menarik dan banyak menjadi perbincangan di dunia maya saat ini adalah sebuah company yang  bicara mkengenai stuff tatau barang-barang. AHA!</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=8XeW5ilk-9Y&amp;feature=PlayList&amp;p=C05149D3F0F79102&amp;index=3">Sebuah video</a> yang dipresentasikan oleh Annie Leonard sangat menarik untuk diperbincangkan. Dia adalah penulis dan host The Story of Stuff. Video ini recommanded banget! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>NB: Lihat juga full editionya ya di related video ya <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Video ini menceritakan perjalanan barang-barang yang kita gunakan darimulai ekstraksi melalui penjualan, penggunaan dan pembuangan. Jadi, pada pada intinya, semua hal dalam kehidupan kita mempengaruhi masyarakat di dalam dan luar negeri, tetapi kebanyakan dari ini adalah tersembunyi dari pandangan. The Story of Stuff bicara mengenai masalah ini dalam hanya 20 menit, bergerak cepat, fakta-penuh melihat bawah produksi dan pola konsumsi. The Story of Stuff memperlihatkan hubungan antara sejumlah besar isu-isu lingkungan dan sosial, dan memanggil kita bersama-sama untuk menciptakan yang lebih berkelanjutan dan adil. Video ini juga akan mengajarkan sesuatu, itu akan membuat Anda tertawa, namun juga dapat mengubah cara kita melihat semua hal dalam hidup kita. </p>
<p>***</p>
<p><strong>BAB II: ISI</strong></p>
<p>Video ini secara umum bicara tentang:</p>
<p>*    Ekstraksi<br />
      Ekstraksi berarti mengambil sumber daya planet-kayu, mineral, batubara, bahan bakar fosil, air, tanaman, hewan, dan tanah keluar dari bumi dan memulai perjalanan mereka melalui bahan ekonomi. Masalahnya di sini adalah tiga kali lipat: kami menggunakan terlalu banyak barang, proses dengan mana kita mengekstrak semua itu menyebabkan lebih banyak kerusakan dan kami tidak berbagi barang-barang secara adil.</p>
<p>*    Production<br />
      Pada tahap produksi, kami menggunakan energi untuk menambahkan bahan kimia beracun ke sumber daya alam untuk membuat produk-produk beracun. Sistem produksi industri kita menggunakan sejumlah besar sumber daya alam, air, energi dan senyawa kimia berputar keluar polusi, pekerjaan dan masalah-masalah kesehatan masyarakat dan produk, banyak yang berisi toxics diketahui berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.</p>
<p>*    Distribusi<br />
      Distribusi yang terlibat al pengangkutan dan penjualan barang-barang dengan cepat dan murah. Tujuannya di sini adalah untuk menjaga harga turun, menjaga orang-orang yang membeli dan menjaga aliran bahan bergerak. Strategi utama bisnis gunakan untuk menjaga harga turun adalah biaya mengeksternalisasi. Itu berarti bahwa label harga pada produk-produk konsumen tidak menangkap biaya yang benar memproduksi dan mendistribusikan semua barang ini.</p>
<p>*    Konsumsi<br />
      Saat ini pola konsumsi yang tidak berkelanjutan dan adil dan harus diubah. Tetapi mengubah perilaku konsumen tidak cukup. Ya, ketika kita berbelanja, kita harus membeli produk yang paling merusak yang tersedia dan terjangkau, tetapi konsumsi adalah masalah sistem, yang berarti pilihan kita di supermarket adalah pra-ditentukan dan dibatasi oleh kelembagaan politik dan kekuatan di luar toko. Untuk mengubah ini, kita perlu langkah melampaui peran kita sebagai konsumen dan merebut kembali identitas kita sebagai warga negara terlibat dalam demokrasi.</p>
<p>*    Pembuangan<br />
      Hampir semua sumber daya yang mengalir melalui ekonomi bahan akhirnya berakhir sebagai sampah yang akan dibuang di suatu tempat, biasanya dibuang atau dibakar atau pulih untuk didaur ulang. Sebagai volume dan toksisitas limbah tumbuh, daur ulang tidak dapat menyelesaikan semua masalah. Limbah harus dirancang keluar dari sistem dari awal-melalui produksi bersih, lebih baik desain produk, komposting, daur ulang dan menggunakan sedikit barang secara keseluruhan. </p>
<p>***</p>
<p><img src="http://globalcitizens.pbworks.com/f/story.JPG" alt="" /></p>
<p><strong><br />
BAB III: INI DIA BENANG MERAHNYA</strong></p>
<p>Lucunya, ada banyak sambutan kritik pedas dari masyarakat. Dalam komentar-komentar yang masuk di halaman Video You Tube tersebut, banyak yang memandang kasus ini sebagai sebuah <strong>&#8220;penolakan&#8221;</strong> atau juga sebuah kampanye untuk berhenti menggunakan barang-barang yang selama ini kita gunakan. Ada juga yang menyudutkan Anne karena dianggap mengkampanyekan ekonomi yang tidak sehat. Hem?</p>
<p>Kenapa ini terjadi? Tambahan yang sebenarnya perlu diberikan adalah masalah agama dan perspektif yang lebih baik. Dalam agama yang saya anut, sangatlah diwajibkan bagi kami untuk berhemat dan tidak boros karena atas segala apapun yang kita lakukan dan segala energi yang kita gunakan memiliki konsekuensi dan perlu dipertanggung jawabkan di hari akhir.</p>
<p>Dalam video ini, kita dapat melihat betapa selama ini <strong>keinginan kita</strong> dan kebutuhan kita telah banyak mendorong perusahaan untuk terus menciptakan barang-barang baru, sehingga kita merasa puas. Setelah puas, kita juga didorong lagi untuk berkeinginan baru lagi dan perusahaan akan memberikan barang-barang baru lagi. Sedangkan kita sendiri juga tahu bahwa semua kegiatan ini memerlukan energi yang luar biasa besar. Mereka didapat dari alam dan sayangnya dikembalikan dalam bentuk &#8216;lain&#8217;. Coba lihat sebuah scene di mana diceritakan bahwa, selama ini sebenarnya kita hanya menggunakan 1% dari barang-barang dan energi yang kita ambil dari alam. Ini sangat mengejutkan!</p>
<p>The Story of Stuff seharusnya dijadikan landasan pengetahuan. Inti kampanyenya adalah kepentingan bagi kita sebagai manusia untuk berlaku <strong>hemat.</strong> Contoh kecilnya adalah kertas yang merupakan 25% dari barang-barang yang kita buang. Hati kitalah yang menjadi pionir dalam berlaku terhadap alam. Tetaplah istiqamah saudaraku! Setelah menonon video ini, kita akan tahu bahwa cara kita merusak lingkungan <strong>ternyata</strong> adalah dengan cara yang tidak kasat mata.</p>
<p>Kita tidak bisa hanya menyalahkan perusahaan besar yang membuang limbahnya, atau meyalahkan pelaku illegal logging yang merusak hutan kita. Mereka melakukan hal ini untuk mendapat uang dan uang didapatkan dari kita yang membeli. Ini adalah sistem yang kompleks. Kita harus <strong>menata hati</strong> kita sedemikian sehingga ia berlaku adil terhadap diri sendiri dan lingkungan. Tetap <strong>istqamah</strong> saudaraku! Berlaku hemat adalah salah satu sifat kecil yang membantu mengurangi kerusakan lingkungan <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Jika kita hemat maka orang di sekitar kita juga akan hemat, demikian mereka menyebarkan sikap hemat. Kita pasti bisa memulai segalanya dari diri sendiri terlebih dahulu. Salam! <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Keterangan: BAB II merupakan transletrasi langsung dari http://www.storyofstuff.com</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-let-me-tell-you-a-story-about-the-the-story-of-stuff/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/papertalk-let-me-tell-you-a-story-about-the-the-story-of-stuff/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>papertalk: &#8220;Do you need some help?&#8221;</title>
		<link>http://school-press.com/sman9bandung/24/</link>
		<comments>http://school-press.com/sman9bandung/24/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 08:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Green Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[BBV]]></category>
		<category><![CDATA[green action]]></category>
		<category><![CDATA[PAGE#2]]></category>
		<category><![CDATA[paperless generation]]></category>
		<category><![CDATA[papertalk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://school-press.com/sman9bandung/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Boleh, kalau nggak keberatan   Paperless generation, 35% hutan kita digunakan hanya untuk kertas. Kasian bumi kita yg sudah tua. Save them by being paperless dan realisasikan niat tulusmu. Download gambar ini  Kemudian, buat mode full screen dan ambil fotomu di sebelah layar  
Ini contohnya. J.A. Dorgantoro: salah seorang teman kita yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Boleh, kalau nggak keberatan <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <a href="http://school-press.com/sman9bandung/">Paperless generation</a>, 35% hutan kita digunakan hanya untuk kertas. Kasian bumi kita yg sudah tua. Save them by being paperless dan realisasikan niat tulusmu. Download gambar <a href="http://tinyurl.com/paperlessgeneration-2">ini </a> Kemudian, buat mode full screen dan ambil fotomu di sebelah layar <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ini contohnya. J.A. Dorgantoro: salah seorang teman kita yang sudah melakukan gerakan.</p>
<p><img src="http://tinyurl.com/ye392l8" alt="J. A. Dirgantoro" /></p>
<p>Lakukan seperti apa yg dia lakukan <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Kecil, tapi akan didengar dunia. Kirim fotomu ke <strong>contactpapertalk@gmail.com</strong>. Atau, tinggalkan saja URL lokasi fotomu di kotak komentar di  bawah ini. </p>
<p>We collect your keeness in this website. We&#8217;ll make your photo slideshow in this website! And show the world how big our wish.</p>
<p>NB: Boleh mencantumkan nama dan/atau alamat blog <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>***</p>
<p>papertalk: &#8220;Do you need some help?&#8221;</p>
<p>Sure, if you do not mind:) <a href="http://school-press.com/sman9bandung/">Paperless generation</a>, 35% of our forests are used only for the paper. That&#8217;s a pity.. Our earth is getting older. Save them by being paperless and make a realty your  sincere intention. Download <a href="http://tinyurl.com/paperlessgeneration-2">this</a> image. Then, create a full-screen mode and take your picture beside the screen <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>This is another example. J. A. Dirgantoro: our friend who has been on the move</p>
<p><img src="http://tinyurl.com/ye392l8" alt="J. A. Dirgantoro" /></p>
<p>You can do what he has done <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  It is small, but will be heard by world. Send your capture to <strong>contactpapertalk@gmail.com</strong>. Or, drop your photo&#8217;s URL in comment form below.</p>
<p>We collect your keeness in this website. We&#8217;ll make your photo slideshow in this website!  And show the world how big our wish.</p>
<p>NB: You may include the name and/or your blog address <img src='http://school-press.com/sman9bandung/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>***</p>
<p>With love, <a href="http://school-press.com/sman9bandung/">papertalk</a>.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://school-press.com/sman9bandung/24/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://school-press.com/sman9bandung/24/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
